Powered by Max Banner Ads 

« | Home | »

Bola Liar “To Adinoto dan Eep”

By Eep | February 24, 2008
Topics: Miscellaneous | 43 Comments »

closePosting ini ditulis kira-kira 1 tahun 11 bulan 17 hari yang lalu. Ada kemungkinan ketidakrelevanan isi tulisan dengan situasi sekarang ini.

Dua hari kemarin saya sebetulnya disibukan oleh kegiatan belajar fotografi, sehingga posting To Adinoto dan Eep tidak terlalu saya ambil pusingkan. Tetapi barusan rupanya thread tersebut sudah agak melebar kemana-mana dan berubah menjadi bola liar yang mendistorsi keadaan sesungguhnya. Tentu saja, saya kemudian memutuskan biar bagaimana pun jika saya salah, saya tetap berhak melakukan pembelaan terhadap distorsi dan persepsi yang menurut saya agak keliru. Seorang blogger bertanya kepada saya kemarin apakah saya akan menjawab posting dari To Adinoto dan Eep tersebut? Saya langsung menjawab: tidak. Tetapi keadaan memaksa saya harus melanggar ucapan saya sendiri.

Baiklah. Pada intinya, saya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Pak Budi Rahardjo, bahkan bertemu pun tidak pernah. Lain cerita mungkin antara Adinoto dengan beliau. Kemudian pada intinya saya tidak mempersoalkan atau mengkritik Pak Budi Rahardjo secara pribadi, apa yang ingin saya sampaikan adalah merupakan apa yang sebetulnya beliau sampaikan di blognya sendiri. Artinya saya masih berusaha untuk mengomentari (atau mengkritik lah, kok malu mengakuinya..) tulisan beliau, bukan kepada personal beliau, jadi harusnya saya terbebas dari tuduhan ad hominem, yang sering banget dijadikan tameng ketika menerima kritikan atau serangan dari orang lain :D

Saya mendapati bahwa saya disebutkan mencari-cari kesalahan sampai ke titik koma. Wah ini tentu saja karena sebelumnya yang bersangkutan memampangkan screenshoot dari sebuah tugas mahasiswa beliau, yang semua diberi koreksi mengenai ejaan penggunaan kata “di” yang tidak tepat. Saya jujurnya kagum beliau begitu teliti dan concern dengan penggunaan EYD. Tetapi mengapa ketika saya ikut memberikan koreksi soal ejaan beliau yang tidak tepat di posting ini, saya langsung dicap mencari-cari kesalahan sampai ke titik koma? Apakah karena beliau dosen sehingga saya tidak berhak memberikan koreksi?

Awalnya beliau menulis: Setelah mencoba dag dig dug dan blogdetik. Saya punya tempat untuk nge-junk (membuat tulisan yang lebih tidak bermutu … hi hi hi). Bagi saya kalimat pertama terasa menggantung, maka kemudian beliau mengoreksinya membuat titik tersebut menjadi koma, dan “s”-nya menjadi huruf kecil. Pengetahuan EYD saya juga tidak sempurna, apalagi saya lebih banyak menulis dengan gaya semau gue.

Kemudian soal posting Blognya Celeb Membosankan, jelas-jelas disitu beliau menyebutkan:

Tentu saja saya memaklumi bahwa sebagian besar dari mereka masih baru memulai, tetapi saya melihat ada yang tetap saja tidak ada perubahan (untuk menjadi lebih baik). Tidak ada intelektualitas di sana. Bosen.

Nah sekarang persoalannya yang intelek itu yang bagaimana? Apakah juga tulisan-tulisan beliau akhir-akhir ini juga masuk kategori intelek atau tidak? Kalau celeb banyak yang tidak intelek, ya harap dimaklumi kalau mereka tidak semua mengenyam pendidikan hingga S3. Kemudian saya kembalikan pertanyaannya: memangnya tulisan anda intelek? Wong mirip-mirip aja dengan celeb yang curhat di blognya. Beliau juga lupa dengan masalah kebebasan/independensi blog, kalau beliau bebas menulis apa saja di blog beliau, apakah celeb juga tidak boleh bebas menulis apa saja di blognya? Bukankah beliau menyatakan: Blog Aing Kumaha Aing?

Kemudian munculah berbagai komentar di berbagai blog, sampai-sampai ada yang menyebutkan saya homo :D . Saya juga disebut-sebut sering tidak meng-approve komentar-komentar yang masuk ke blog saya, padahal di blog ini saya tidak menerapkan sistem moderasi. Kalau kemudian masuk ke folder Akismet, wah kok rasanya terlalu naif kalau saya disalahkan. Saya tidak pernah membuka-buka komentar yang ditandai (baik atau keliru) oleh Akismet. Tidak ada waktu untuk itu.

Saya juga sadar bahwa saya sering memberikan komentar kontra dengan posting Pak BR, meskipun tidak semua komentar saya kontra dengan posting beliau. Tentu saja, yang kontra yang akan lebih banyak diingat. Disini saya menggunakan kata kontra daripada negatif, karena kalau komentar negatif tentu saja akan sangat tergantung sudut pandang. Saya pun sadar, bahwa memberikan komentar kontra kepada seorang BR yang fansnya banyak apalagi tingkat intelektualitasnya begitu tinggi akan membawa resiko bagi saya. Tetapi saya tetap berpikir, kebenaran mesti tetap disampaikan walaupun itu pahit.

-++-

Nah rekan-rekan, di atas adalah pemikiran saya ketika saya masih diliputi rasa emosional karena menerima statement-statement yang juga memojokkan saya. Apalagi kalau saya disebut anjing, dan Pak BR nya kafilah. Apalagi saya dituduh homo (iihhh emang gw cowok apaan, *sambil cuwil dagu Pak BR :D )

Tetapi tadi dalam perjalanan pulang, di travel saya merenung. Saya merasa saya bersalah sudah memberikan pertanyaan-pertanyaan dan kritik-kritik terhadap beliau. Seharusnya saya tidak boleh memberikan kritik kepada Budi Rahardjo. Saya lupa kalau beliau adalah dosen, yang pendidikannya jauh lebih tinggi dari saya dan tentu saja lebih intelek daripada saya.

Saya pun manusia jauh dari sempurna, suka sekali mengkritik orang lain tetapi kadang lupa apa iya saya juga sudah sempurna? Pepatah klasik sangat-sangat tepat agaknya untuk saya renungkan: Semut di seberang lautan terlihat jelas, gajah di pelupuk mata sama sekali tak terlihat.

Tuhan, ampuni hambaMu ini, Tuhan, ampuni mereka yang menuduh saya homo. Ampuni kalau mereka kemudian berkata-kata kasar mengenai saya. Ampuni kami semua Tuhan.

Pak BR, mohon maaf, kalau kritikan saya tidak berkenan. Saya berjanji tidak akan lagi mengkritik tulisan-tulisan anda di mana pun. Saya juga tidak akan mengujungi blog anda lagi, sesuai keinginan Anda. Tetapi kalau Anda sudah berubah pikiran dan memutuskan untuk membuat sebuah blog yang isinya lebih banyak memuat pencerahan mengenai teknologi dan tips-tips bisnis, jangan sungkan untuk mengabari saya. Karena saya dulu banyak belajar banyak dari blog Anda.

Salam, wallahu alam.

Posting terkait masalah ini: Jawaban Untuk Bapak Budi Rahardjo


 Powered by Max Banner Ads 

Related posts

43 Responses to “Bola Liar “To Adinoto dan Eep””


  1. Gravatar Icon Inilah Kenapa Saya Suka Blogosfer | junk blog from rd Limosin Says:
    February 24th, 2008 at 6:20 pm

    [...] Sekarang lagi baca tulisan Adinoto dan Mas Eep. [...]


  2. Gravatar Icon junk blog from rd Limosin Says:
    February 24th, 2008 at 6:20 pm

    Inilah Kenapa Saya Suka Blogosfer

    Gak komentar apa-apa sih, cuma sekarang lagi sibuk baca blog-blog yang berkaitan dengan postingan Pak Budi Rahardo tentang postingan beliau ini.
    Duh, sampe Mas Pri pun buat postingan, gila!!! inilah serunya blogosfer
    *baca lagi*
    Sekarang lagi baca tuli…


  3. Gravatar Icon kuke Says:
    February 24th, 2008 at 6:40 pm

    :roll: Mas.. ga ada yang salah dengan mengkritik. Jadi pembelajaran kok buat semua.

    Secara ga sadar.. saya jadi runut singgah2.. bacain semua posting yang terlibat di acara “Berbalas-Posting” :smile:
    *mulainya sih dari blog yang-statusnya-sudah-ga-mau-dikunjungi-lagi-itu*

    Saya ga mau ikut2an komentar2 ga jelas & nge-judge siapa2 sih.. *maunya.. semoga bisa..*

    Tapi saya tergelitik ingin bilang..ga ada yang salah dengan mengkritik..


  4. Gravatar Icon adit Says:
    February 24th, 2008 at 8:05 pm

    saya berharap kang eep, pak BR dan aa nata segera berdamai, apalagi bapak2 sekalian adalah panutan bagi kami…..


  5. Gravatar Icon Donald Says:
    February 24th, 2008 at 9:06 pm

    Akhir2 ini jadi sering dah baca blog seleb, soalnya ada yang seru2…

    Kesan yang saya dapatkan dari Posting berbalas posting adalah, semakin membudayanya tulis menulis di Indonesia, sejak Blog sebagai alternaif dalam menulis. Seperti tokoh2 kita dahulunya, buku berbalas buku.

    Daripada lihat ibu-ibu di pasar, yang bertengkar mulut. :lol:

    Salam kenal mas, ayo tulis lagi..


  6. Gravatar Icon Made Says:
    February 24th, 2008 at 9:36 pm

    ngeblog kok dibikin ruwet ya. klo ngeblog dan comment enable berarti siap buka diri ttg segala masukan/kritik etc. klo ga bisa terima delete aja :)

    saya pribadi to be honest, eepinside.com adalah pertama kali saya tahu apa itu blog sekitar september 2007. gara2 nyasar cari gugel ttg gimana pindah2 dari windows ke pc. sehingga terinspirasi bikin blog sendiri, walau kelas saya masih teri :)

    blog eepinside.com saya rasa ‘nyaman’ dalam arti luas dan tidak melulu harus intelektual things.

    jadi, happy blogging aja pak eep :)


  7. Gravatar Icon Pandji Gotama Says:
    February 24th, 2008 at 10:19 pm

    Eep homo? karunya teuing Leni… :lol:

    *kaburrr

    [kabur untuk memberi komentar gak bermutu juga di adinoto.org :mrgreen: ]


  8. Gravatar Icon Eep Says:
    February 24th, 2008 at 10:51 pm

    #6.Made:
    dari windows ke mac kali …?

    #7.Pandji:
    huwahahahaha…


  9. Gravatar Icon abah oryza Says:
    February 25th, 2008 at 12:20 am

    wah famali atuh melanggar janji, he he he akhirnya berasap juga yah .. :mrgreen:


  10. Gravatar Icon Made Says:
    February 25th, 2008 at 1:32 am

    @eep, makasi pak iya nih ralat dari windows ke Mac :)


  11. Gravatar Icon Eep Says:
    February 25th, 2008 at 5:13 am

    @abah:
    teu kuat ah bah.., ngebul… :razz:


  12. Gravatar Icon Jauhari Says:
    February 25th, 2008 at 8:20 am

    Hidup itu Proses *halah* dan namanya BENTURAN menandakan kalau kita benar benar hidup ;)


  13. Gravatar Icon starchie/ndaru Says:
    February 25th, 2008 at 8:36 am

    pasang slogan ah; “komentar aing, kumaha aing!”
    hihihi :mrgreen:


  14. Gravatar Icon Ani Says:
    February 25th, 2008 at 12:24 pm

    Masa sih pak Budi nulis begituuuu di blogdetik? Ngritik kok nggak mau dikritik.. Cirikhas dosen tua banget.. :(


  15. Gravatar Icon sufehmi Says:
    February 25th, 2008 at 1:09 pm

    Kemudian saya kembalikan pertanyaannya: memangnya tulisan anda intelek?

    Kenapa perlu ditanya lagi?
    Ybs sudah mengaku kok di posting tsb.

    Malah sudah minta maaf duluan kalau posting tsb tidak berkenan untuk orang lain.


  16. Gravatar Icon Prapanca.Net » Blog Archive » Kritik Dibalik Komentar Blog Says:
    February 25th, 2008 at 1:59 pm

    [...] Budi Rahardjo yang berjudul ‘To Adinoto dan Eep‘ dan pagi ini membaca tulisan ‘Bola Liar “To Adinoto dan Eep”‘ di blog-nya kang [...]


  17. Gravatar Icon BulkMoney.Net Says:
    February 25th, 2008 at 3:36 pm

    i think you’re a wiser man than BP.
    i just learn … learn … learn …


  18. Gravatar Icon Eep Says:
    February 25th, 2008 at 4:59 pm

    #15. Sufehmi:
    terima kasih sudah memberikan pandangannya..

    saya punya pemahaman tersendiri soal posting Pak BR, karena gaya bahasa beliau selama ini hampir selalu sama modelnya, yaitu.., ah tetapi sudahlah.., saya sudah tidak ingin berpanjang2 lagi. biarkan pemahaman saya ini menjadi artifak saja, tidak perlu lagi dikemukakan disini.

    sekali lagi.., terima kasih..

    salam


  19. Gravatar Icon matahati Says:
    February 25th, 2008 at 5:04 pm

    Apapun : sangat tidak etis para tokoh berseteru di ranah publik (ingat apapun blog anda, sangat mungkin dibaca oleh siapa pun dan itu berarti menjadi konsumsi publik). Saya sangat tidak setuju dengan tulisan Pak BR soal blog gak mutu, walaupun dibawahnya ada pernyataan maaf, tetapi itu sudah mengecilkan semangat orang yang mau belajar ngeblog, atau blogger bodo kayak saya. Dan Pak BR, tulisan anda secara khusus untuk Eep dan Adinoto malah mengecilkan ketokohan anda. Sehingga Pak BR, hati-hati juga postingan anda di ranah publik. Buat Adinoto dan Eep, hati-hati juga, ini ranah publik, reaksi orang bermacam-macam dan kita tidak bisa menduga. mari kita melihat diri sendiri..Dan semoga “badai” ini membuat kalian lebih “besar” lagi..I Hope..:))

    Nb : mari kita selesaikan di darat, apa perlu saya moderasi? hehe..cari alesan buat ke Bdg.

    Comment ini jg ada di blog adinoto


  20. Gravatar Icon Dekisugi Says:
    February 25th, 2008 at 5:39 pm

    Bagian pertama bagus, bagian kedua kok malah ngebalik mengaku salah? Jangan nanti org lain gak mau mengkritik beliau (atau siapa aja) gara2 masalah ini. Dosen, S3, profesor, guru besar bahkan presiden pun harus mau dikritik. Asal yg anda kritik adalah materi (isi), bukan personal attack. (Saya punya tulisan itu di blog, tp dlm bhs Inggris utk masalah lain) Kalo ada yg menyiram balik dgn cercaan *homo* ato apalah, berarti mereka itu yg dungu. Cuekin aja.

    Lihat sendiri ternyata bola liar yg dilempar skrg berbalik ke arahnya sendiri. Ya kan? Bbrp blogger ternyata sadar krn sudah gak suka ama postingan2 gak mutu beliau dan berusaha mengeluarkannya dr suatu komunitas.


  21. Gravatar Icon Eep Says:
    February 25th, 2008 at 5:57 pm

    #19. matahati:
    akan saya ingat baik2 saran anda..

    #20. Dekisugi:
    ya sudah lah pak.. saya mengaku salah mengapa tidak menyampaikannya secara langsung kepada ybs, tetapi malah melemparkannya di ranah publik, sebagaimana istilahnya Matahati

    kadang kondisi emosional membawa dampak yang kurang bagus..

    salam..


  22. Gravatar Icon hendriadi Says:
    February 25th, 2008 at 6:04 pm

    jadi belajar lagi neh setelah baca ini postingan, jadi ingin mengatakan bahwa jadi orang itu harus konsisten kalau bahasa sundana “ulah pinter kodek” makin salut aja pada para bloger Indonesia


  23. Gravatar Icon Cecep Says:
    February 25th, 2008 at 7:34 pm

    Sepertinya beliau masih emosional. Terlihat dari beberapa postingan beliau s.d sore ini. Tapi salut buat Kang Eep & Adinoto yang relatif lebih bisa menahan diri.

    Yang saya heran sebegitu marahnya beliau sama anda berdua. Hehehe. Hati-hati buat yang lain :D


  24. Gravatar Icon hielmy Says:
    February 25th, 2008 at 10:14 pm

    wilujeng wengi kang Eep…
    wah saya juga kaget pas baca tulisan pak BR yg jadi “teratas” di rating wordpress Indonesia, dan isinya ternyata cukup panas. saya kira sebaiknya kedua (ketiga) pihak bisa menyikapinya dengan bijaksana, bukan berdasar emosi semata. saya kira kalo semua dihadapi dengan pikiran yg tenang rasa2nya semua itu biasa2 aja dan semua jg masih masuk akal, setidaknya itu yang saya liat, karena saya liatnya dengan kepala dingin (secara bukan orang yg terlibat), saya liat sih nggak ada yg salah tuh baik dari komen kang Eep, kang Nata maupun pak BR sendiri, cuma karena emosi aja jadi bawaannya panas.

    :D damai bro2 semua :D


  25. Gravatar Icon .. Minda Indra .. » Kategori Tertentu untuk Agregasi Says:
    February 25th, 2008 at 11:31 pm

    [...] dengan polemik antara Pak Budi Rahardjo, Adinoto dan Eep yang berlanjut dengan petisi yang meminta blog Pak Budi dikeluarkan dari situs agregat Planet [...]


  26. Gravatar Icon radith74 Says:
    February 26th, 2008 at 12:21 am

    blog menurut saya :
    blog adalah tempat mengeluarkan pendapat bukan tempat untuk berdebat yang lebih enak dari pada makan ketupat apa lagi ikan sepat dan akhirnya bisa membuat hidup tidak melarat.

    Jadi menurut saya sih jadi seorang ahli koreksi diri lebih baik dari pada seorang ahli kritik.


  27. Gravatar Icon Oskar Says:
    February 26th, 2008 at 3:14 am

    Walah… kok yg komen di sini jadi rame?? :mrgreen:

    But postingnya nendang banget…

    BR: Blog-blog artis-artis yg baru-baru ga mutu!

    Ad&Ep: Lah emang blog sampeyan begimana?

    Wkakakakak :cool:


  28. Gravatar Icon Eep Says:
    February 26th, 2008 at 5:18 am

    #24, Hielmy:
    saya berharap ini semua segera berakhir, saya sudah menyatakan diri menyesal, makanya saya tidak lagi menggelar komentar di berbagai blog lainnya yang membahas masalah ini, takut salah ngomong lagi.

    tapi rupanya tidak dengan pihak lain.., terkesan sibuk membela diri, reaktif dan cari dukungan.. ah sudahlah

    #26, radith74:
    saya setuju sekali.. kudunya saya juga jadi ahli koreksi diri

    #27, Oskar:
    yah silakan dinilai sendiri.. hehehe


  29. Gravatar Icon Ikut meramaikan blogosfer … :) « ..::: z e r o :::.. Says:
    February 26th, 2008 at 1:04 pm

    [...] Pak Budi Rahardjo menulis tentang Adinoto dan Eep. Pak Adinoto memberi jawaban. Pak Eep pun ikut menimpali. Seleb blog macam Pak Priyadi ikut komentar. Ujung-ujungnya ada petisi soal ini. Makin rame deh [...]


  30. Gravatar Icon S a k t i Says:
    February 26th, 2008 at 1:21 pm

    Salut sama kang Eep. Keep cool kang!
    Biarin aja yang sibuk membera diri, reaktif dan cari dukungan…

    Mending ngurusin poyek… hehehehehe


  31. Gravatar Icon Keripik itu perlu .. « KU LETAK KAN KATA DISINI Says:
    February 26th, 2008 at 1:46 pm

    [...] yang ada relevansi-nya : 1. Hariadi : Belajar mendengar 2. Eep : Bola liar 3. Adinoto : [...]


  32. Gravatar Icon sahat Says:
    February 26th, 2008 at 2:14 pm

    *Setelah mencoba dag dig dug dan blogdetik. Saya punya tempat untuk nge-junk (membuat tulisan yang lebih tidak bermutu … hi hi hi). Bagi saya kalimat pertama terasa menggantung, maka kemudian beliau mengoreksinya membuat titik tersebut menjadi koma, dan “s”-nya menjadi huruf kecil.*

    Beda kaleee, ini kan bukan tulisan ilmiah.

    *Seharusnya saya tidak boleh memberikan kritik kepada Budi Rahardjo. Saya lupa kalau beliau adalah dosen, yang pendidikannya jauh lebih tinggi dari saya dan tentu saja lebih intelek daripada saya.*

    Ini mau rendah hati nanggung-nanggung amat sih. Kalau rendah hati ya rendah hati sekalian atuh mas, meni nyindir segala. Sayang banget atuh.


  33. Gravatar Icon Gus Dur Says:
    February 26th, 2008 at 9:05 pm

    ….GITU AJA KOK REPOOOOT?!….


  34. Gravatar Icon Dewa wisnu Says:
    February 27th, 2008 at 8:40 am

    Kalian lagi ngomong apaan sih? :???:
    blh minta ringkasan masalahnya ga? :cool:


  35. Gravatar Icon Moh Arif Widarto Says:
    February 27th, 2008 at 7:01 pm

    Kang, tidak mengunjungi blog Pak BR juga nggak apa-apa kok. Walaupun blog Pak BR sering banget masuk BOTD (hampir tiap hari kali) tetapi saya nggak selalu ke sana (wong kadang nggak punya waktu). Lagipula yang ditulis Pak BR (terus-terang) juga sama remeh-temehnya dengan yang saya sendiri tulis. Bedanya, dia itu somebody sedang saya nobody sehingga apa pun hal remeh-temeh yang ditulis Pak BR akan dikunjungi oleh banyak bloger.

    Sama halnya dengan blog para selebrity yang dikatakan Pak BR tidak intelek itu. Wong blog-blog mereka sendiri kok, mau ditulisi hal-hal yang intelek atau hanya hal remeh-temeh soal kesehariannya dan teman-temannya, ya terserah mereka dong ya? Sama saja dengan blog saya kan, mau saya isi hal yang remeh-temeh nggak mutu ya nggak apa-apa, wong blog-blog saya sendiri. Kadang-kadang, seorang intelektual pun perlu menulis hal yang remeh-temeh dan tidak intelek sama sekali untuk membuang stress. Kata Pak Ersis, menulis membuang stress. So, apa yang diharapkan dari selebriti yang bukan golongan kaum intelektual kalau kaum intelektual saja tidak intelek sama sekali dalam ngeblog? Apa nggak salah alamat kalau selebriti disuruh bikin tulisan yang intelek?


  36. Gravatar Icon hielmy Says:
    February 27th, 2008 at 7:28 pm

    iya kang… saya setuju dengan sikap Kang Eep sekarang. dengan besar hati mengakui menyesal dan memilih bersikap dingin, sudahlah sekarang mah tinggal diam saja sambil “menyaksikan” situasi yang terus berjalan… ntar juga lama2 ketauan siapa yg paling “bijak” dalam menyikapi hal ini. secara pribadi saya dukung kang Eep deh… :D :D


  37. Gravatar Icon Eep Says:
    February 27th, 2008 at 8:49 pm

    terima kasih.. hehe

    Mas Arief Widarto.. sudahlah ga usah diperpanjang.. memang saya terlalu berharap banyak mungkin dg ybs.., dimana sy bisa belajar soal perkembangan teknologi dari tulisan beliau..

    tetapi saya lupa.. biar gimana beliau kan manusia juga.., sama lah rindu akan curhat.., rindu diperhatikan, dan ingin mencoba dimensi lain..

    mungkin beliau sudah bosan dengan segala berbau teknologi, sudah jenuh..

    lah saya juga awalnya senang dengan Macintosh.. tapi lama-lama juga jenuh.. perlu penyegaran..

    nah itu yang saya lupa dari beliau.. beliau perlu penyegaran..

    solusinya gampang,.. ya sudah ga usah mampir dulu selama tulisannya tidak seperti yang saya perlukan.. bukankah demikian yang beliau anjurkan?

    satu lagi.. saya tertarik dengan tulisan Kang Sakti:
    http://www.prapanca.net/index.php/2008/02/25/kritik-dibalik-komentar-blog/

    saya lupa, di buku Dale Carnegie disebutkan, tidak ada orang yang suka di kritik..
    makanya Kang Sakti mengubahnya menjadi nasehat..

    tetapi saya juga melihat, apa pantas saya memberi nasehat kepada senior..? mungkin kata yang lebih tepat lagi adalah “usul atau pendapat”

    hehehe

    Buat Hielmy.. aduh no comment ah.. jgn pake dukung2an segala.. tar sama deh dg yang sibuk cari dukungan ke sana kemari

    mending dukung saya jadi Bupati Garut
    wakakakka


  38. Gravatar Icon sufehmi Says:
    February 28th, 2008 at 1:34 am

    Yang saya heran sebegitu marahnya beliau sama anda berdua. Hehehe. Hati-hati buat yang lain :D
    .
    tapi rupanya tidak dengan pihak lain.., terkesan sibuk membela diri, reaktif dan cari dukungan.. ah sudahlah
    .
    Setahu saya, di beberapa blog lainnya memang BR jadi banyak diserang.
    Malah sampai ada yang membuat petisi untuk mengusir blog2 ybs (dari planet terasi)

    Jadi mungkin itu sebabnya ybs jadi “membela diri, reaktif dan cari dukungan”.

    Yang perlu ingat, kita semua adalah manusia, yang punya emosi. Bukan malaikat, atau robot.
    Bisa dilihat juga contohnya di posting ini, mas Eep yang sudah berusaha menerima masalah ini pun masih kelepasan beberapa kali (seperti misalnya yang dikutip oleh Sahat)

    Saya setuju dengan ide mas Eep, bahwa mungkin nasehat akan bisa lebih berdampak daripada kritik.
    Apalagi di medium tulisan maya, seperti blog.

    Kritik sebaiknya di deliver ketika bertemu darat saja. Karena penyampaiannya jadi bisa lebih kaya, dengan memanfaatkan bahasa tubuh, sehingga walaupun isinya sangat menyinggung namun jadi tetap bisa diterima oleh ybs.
    Dan setahu saya sehari-harinya pak BR ini orangnya bisa menerima masukan, malah masih termasuk rendah hati jika dibandingkan dengan beberapa tokoh lainnya.

    Saya jadi banyak dapat hikmah juga dari soal ini. Trims.


  39. Gravatar Icon Eep Says:
    February 28th, 2008 at 4:31 am

    #38. sufehmi:
    terima kasih.. komentar anda bagi saya impresif sekali..

    memang sebaiknya kita tetap menahan diri. bukan hanya beliau yang diserang, tetapi saya pun demikian, sampai dikatakan homo, cari-cari kesempatan naikin traffic, cari popularitas, dll. padahal saya tidak ada urusan dengan semua itu, saya hanya fans yang kecewa, that’s it..

    mohon maaf.., sebetulnya saya jg tidak tahan dengan semua tuduhan dan hinaan itu.

    soal pak BR rendah hati kalau di darat, saya percaya sekali dengan pak sufehmi, meskipun (sekali lagi) mohon maaf, saya sendiri belum bisa mengiyakan atau tidak, karena belum pernah bertemu sama sekali. setiap orang akan memiliki persepsi yang berbeda-beda kepada seseorang.

    demikian..
    salam


  40. Gravatar Icon life in a blog » blog dan masturbasi (pikiran) gue Says:
    March 2nd, 2008 at 11:20 pm

    [...] perseteruan para blogger, antara budi, adinoto dan eep, beberapa hari yang silam membuat gue berpikir ulang asal muasal gue nge-blog dan kebebasan [...]


  41. Gravatar Icon ncomputing penganti-pc Says:
    July 23rd, 2008 at 3:19 pm

    cuekin aja lah pak,,,, :roll:


  42. Gravatar Icon EndraOne Says:
    July 24th, 2008 at 8:40 am

    Heu euh kang…keep cool ajaaa….
    Eh, proyek apa yg lagi dikerjain…? Bagi2 dunx…ha ha ha :razz:


  43. Gravatar Icon Eep Says:
    July 24th, 2008 at 11:10 am

    proyek mah loba.. nu kurang modalna hehehe


Comments


  •  Powered by Max Banner Ads 
  • Random Quote

    Man Arafa Nafsahu, Fakat Arafa Rabbahu: Barang Siapa Mengenal Dirinya Maka IA akan Mengenal Tuhan-nya — Hadist Qudsi

  • Categories

  • Archives

  • Calendar

    February 2010
    M T W T F S S
    « Jan    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
  • RSS AnakAnakKreatif.Com

  • RSS Silokabudaya News

  • Tag cloud

  • Last Book Collection

    faq62h 0071477845-01-lzzzzzzz sukses-berbisnis-di-internet-dalam-29-hari-panduan-praktis-membangun-bisnis-internet-yang-sukses-dalam-29-hari-sc cover_layout_edisi_2009_fro1 cover2 0909050305385275-1
  • Last Movie

    the_spy_next_door_poster_02 mpw-43848 film22041b avatar-movie-poster d9istrict_9_movie_poster14 lastlegionposter2

  • This blog read by
    page counter
    people at this time

    Firefox 3